5 Tips Memulai Investasi untuk Pasangan Muda

Berinvestasi sejak dini adalah langkah yang banyak diambil pasangan muda agar meraih kemapanan finansial. Pelajari 5 tips memulai investasi ini jika Anda dan pasangan berencana melakukan hal yang sama.

Pernikahan sama artinya dengan memulai babak baru dalam kehidupan Anda dan pasangan. Segala sesuatu harus ditata ulang bersama, termasuk cara menumbuhkan kemampuan finansial keluarga baru Anda tersebut.

Ada banyak hal yang bisa Anda dan pasangan lakukan selain menggantungkan kondisi finansial Anda pada gaji bulanan. Salah satu langkah cermat yang harus Anda perhitungkan adalah memulai investasi.

Tips Memulai Investasi untuk Pasangan Muda

Belakangan ini semakin banyak pasangan muda cerdas yang menyadari manfaat dan pentingnya memulai investasi sejak dini. Apabila Anda dan pasangan juga memiliki pemikiran yang sama, mari terapkan 5 tips memulai investasi bagi pasangan muda berikut:

1. Pahami Keadaan Finansial dan Buat Rencana Keuangan

Sebelum memulai investasi, tentu penting untuk memiliki pemahaman penuh atas keadaan finansial keluarga baru Anda. Anda harus mengetahui secara pasti jumlah pemasukan keluarga Anda, jumlah pengeluaran tiap bulan, besarnya uang yang Anda tabung setiap bulan, hingga nilai aset yang Anda punya seperti rumah, apartemen, atau kendaraan pribadi.

Baca Juga :  Faktor yang Mempengaruhi Kesuksesan Investasi

Dari situ barulah Anda mulai merancang rencana keuangan untuk beberapa waktu ke depan. Proyeksikan peningkatan pendapatan yang akan Anda raih setiap tahunnya, juga kenaikan berbagai biaya hidup keluarga Anda. Anda juga bisa mulai mencanangkan berbagai keperluan lain seperti membeli polis asuransi, menyiapkan dana darurat, dan tentunya memilih instrumen investasi yang tepat.

Jika Anda gegabah dan melewatkan langkah ini, bisa jadi Anda malah semakin kesulitan mengembangkan keadaan finansial dan akhirnya keuangan keluarga Anda akan jalan di tempat.

2. Lampaui Laju Investasi

Banyak orang yang merasa cukup hanya dengan menabung di bank saja dibanding mengalokasikan sebagian uang mereka untuk memulai investasi. Perlu diketahui, bunga yang didapat dari tabungan konvensional di bank berkisar antara 0,5% hingga 2,5%. Padahal, laju inflasi Indonesia pada tahun 2017 rata-rata berada di angka 3,61%. Itu artinya, meskipun Anda mendapatkan bunga dari bank, namun nilai uang yang Anda simpan di bank masih mengalami penurunan akibat angka inflasi yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Menjadi Investor Aktif atau Pasif yang Lebih Menguntungkan

Inilah alasan kenapa memulai investasi itu penting bagi keluarga baru. Contohnya jika Anda memilih investasi jenis reksa dana, data dari Bareksa menunjukan bahwa Anda akan mendapat keuntungan sebesar 5,46% hingga 15,17% per tahun. Sementara untuk investasi emas angka kenaikannya stabil di 3-5% setiap tahunnya. Angka-angka tersebut tentu jauh lebih menguntungkan dibanding membiarkan semua uang Anda tersimpan pasif di bank dan tergerus inflasi

3. Diversifikasi Investasi

Diversifikasi investasinya adalah membagi uang investasi Anda ke beragam jenis investasi. Sehingga dana investasi yang sudah Anda siapkan tidak terkumpul hanya di 1 tempat. Langkah ini bertujuan agar Anda terhin

Perlu Anda pahami, meskipun menjanjikan keuntungan yang cukup tinggi, investasi tetap memiliki risiko yang tidak bisa Anda abaikan. Dengan melakukan diversifikasi investasi, Anda masih bisa mendapat keuntungan meskipun ada salah satu investasi yang gagal menghasilkan.

4. Tak Perlu Monitor Setiap Hari

Sebagai orang yang baru memulai investasi Anda tentu akan sangat antusias memantau perkembangan instrumen investasi Anda. Hal ini sebenarnya tidak disarankan oleh banyak penasehat finansial.

Baca Juga :  5 Jenis Investasi Properti yang Menguntungkan

Memantau investasi setiap hari sering kali memicu keresahan yang berlebih dan bisa berujung pada tindakan reaksi yang kurang perlu. Berikan waktu untuk investasi Anda tumbuh. Lebih baik fokuskan konsentrasi Anda untuk hal-hal produktif lainnya agar seperti pengembangan karier atau mencari peluang passive income.

5. Mulai dengan Nilai Kecil dan Risiko Minim

Salah satu hal yang paling penting bagi keluarga baru Anda adalah memastikan pondasi finansial keluarga Anda terbentuk dengan baik dan mampu berkembang secara positif. Setelah memiliki rencana keuangan, coba untuk segera memulai investasi dengan nilai yang relatif kecil dan risiko yang minim.

Carilah instrumen yang tidak terlalu rumit, dan memiliki tren bagus dalam 3-5 tahun kebelakang. Jangan ragu juga untuk bertanya pada penasehat finansial atau broker apabila Anda memang merasa butuh penjelasan lebih mendalam.

Hal ini penting untuk membangun kepercayaan diri Anda dalam berinvestasi. Pelan-pelan pahami seluk-beluk investasi lainnya, sambil mencari jenis investasi mana yang sesuai dengan rencana keuangan keluarga Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *