Cara Menggunakan Trend Moving Average Pilihan Terbaik Trading

AMPMORI.com – Untuk trader, mengindikasikan kelanjutan atau pembalikan trend adalah salah satu fundamental terpenting dan harus diketahui sebelum memutuskan apakah akan membuka BUY atau SELL.

Itu karena kebanyakan trader pemula biasanya hanya mengandalkan intuisi mereka. Diasumsikan bahwa keterampilan Anda dalam menganalisis tren menggunakan indikator dasar seperti rata-rata bergerak meningkat.

Pergerakan tren pasangan biasanya dianalisis oleh pedagang menggunakan analisis fundamental dan analisis teknis. Saat membahas strategi trading scalping, analisis teknikal menggunakan indikator rata-rata bergerak adalah pilihan yang lebih disukai.

Rata-rata bergerak populer karena relatif mudah dipahami, terutama bagi pedagang pemula. Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa rata-rata bergerak diklasifikasikan sebagai indikator lagging.

Baca Juga :  Cara Meminimalkan Resiko Trading yang Sangat Ampuh

Dengan kata lain, rata-rata bergerak bukanlah alat pengukuran otomatis yang memprediksi tren terkini, melainkan alat untuk menentukan apakah sebuah tren akan berlanjut atau tidak berdasarkan data perdagangan sebelumnya.

Cara Menggunakan Indikator Moving Average

Secara teknis, rata-rata bergerak digunakan untuk mengukur arah suatu tren akan bergerak berdasarkan perhitungan nilai rata-rata dari sepasang berjangka selama periode waktu tertentu.

Dari situ kita bisa menggunakan moving average sebagai sinyal saat kita perlu mengambil posisi BUY atau SELL. Sebelum memutuskan kapan harus merespon sinyal moving average, Anda harus terlebih dahulu memahami crossover.

Crossover adalah momentum ketika satu rata-rata bergerak melintasi harga pasar (kandil atau grafik lainnya) atau rata-rata bergerak lainnya.

Baca Juga :  Trading Emas Online yang Harus Anda Ketahui

Trader pemula disarankan untuk menggunakan satu atau lebih MA pendek (5, 10, 20) yang dikombinasikan dengan MA panjang untuk membantu memprediksi arah tren.

Ketika satu atau lebih MA jangka pendek menyentuh MA jangka panjang, pedagang dapat membuat posisi pada titik itu. Jika beberapa MA jangka pendek (biru tua dan biru muda) tampak melintas di atas MA jangka panjang (kuning), maka pedagang bersiap untuk menangkap sinyal BELI.

Di sisi lain, bersiaplah untuk berada di posisi JUAL ketika beberapa MA pendek (biru tua dan biru muda) berpotongan dengan garis MA panjang (kuning).

Rata-rata pergerakan dapat memberikan indikasi kepada pedagang bahwa mereka dapat segera membuka posisi saat tren berlanjut. Di sisi lain, jika MA terlihat tetap untuk waktu yang lama atau mulai menunjukkan kecenderungan untuk berubah arah, itu bisa menjadi sinyal untuk menutup posisi.

Baca Juga :  Psikologi untuk Trader Pemula yang Harus Diketahui

Selalu ingat bahwa menggunakan MA saja tentu bukan jaminan pengembalian 100% dan Anda juga harus mempelajari cara menggunakan indikator lain untuk memverifikasi keakuratan data yang diberikan oleh rata-rata bergerak.

Dapatkan update artikel terbaru setiap hari dari ampmori.com. Mari bergabung di Channel Telegram ‘Ampm Ori‘, caranya klik link https://t.me/ampmori, kemudian Subscribe. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *