Pesawat NASA Akhirnya Sentuh Atmosfer Terdekat Matahari

AMPMORI.com – Pesawat NASA akhirnya sentuh atmosfer terdekat matahari. Sebuah pesawat NASA akhirnya mencapai atmosfer yang paling dekat dengan matahari! Ini adalah tiga tahun setelah rilis Parker Solar Probe.

Pada bulan April, probe jadi pesawat ruang angkasa pertama yang terbang ke atmosfer atas bintang terdekat.

NASA, yang diketahui sebagai korona yang mengambil ilustrasi partikel serta medan magnet, memublikasikan Selasa ini.

Pesawat NASA Menyentuh Atmosfer Terdekat Matahari

Tonggak sejarah ini tidak cuma berikan kita pengetahuan yang lebih dalam mengenai evolusi mentari serta akibatnya kepada tata surya. Namun semua yang kita pelajari hal bintang kita juga mengarahkan kita lebih banyak hal bintang- bintang di seluruh alam semesta.

Pejabat yang diluncurkan di situs NASA mengatakan perjalanan Parker ke atmosfer matahari adalah untuk membuat penemuan yang sebelumnya mustahil.

Dan ternyata, para ilmuwan NASA yang menggunakan Parker menyimpulkan bahwa beberapa jig medan magnet angin matahari, yang dikenal sebagai “switchbacks”, berasal dari permukaan matahari. Pada gilirannya, angin matahari pengaruhi situasi di Bumi.

Menurut NASA, perjalanan pertama Parker melalui Corona, yang berlangsung selama berjam-jam, hanyalah salah satu dari banyak yang direncanakan untuk misi tersebut. Ada satu lagi yang disebut Flyby yang kemungkinan akan diluncurkan pada bulan Januari.

Administrasi Luar Angkasa berkata pada 28 April, Parker melintasi permukaan kritis Alfven, di mana angin matahari selesai serta suasana matahari dimulai.

Sebuah pesawat NASA yang akhirnya bisa mencapai atmosfer Matahari disebut Parker Solar Probe. Sebuah pesawat ruang angkasa dapat melakukan perjalanan sangat dekat dengan matahari, sekitar 6,5 juta mil dari suatu titik. Pesawat-pesawat ini dibangun untuk menahan suhu lebih dari 2.000 derajat Fahrenheit.

Hal ini karena angin matahari dari atmosfer matahari dapat mencapai bumi. Para ilmuwan mengatakan mereka belajar lebih banyak tentang matahari dan fenomena matahari lainnya yang terjadi 93 juta mil jauhnya.

Ini nantinya akan membantu memprediksi peristiwa cuaca luar angkasa ekstrem yang dapat mengganggu komunikasi planet kita dan merusak satelit.

Untuk pembahasan tentang Teknologi, kamu bisa baca lebih lanjut disini : ampmori.com

Dapatkan update artikel terbaru setiap hari dari ampmori.com. Mari bergabung di Channel Telegram ‘Ampm Ori‘, caranya klik link https://t.me/ampmori, kemudian Subscribe. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published.