Cara Meminimalkan Resiko Trading yang Sangat Ampuh

AMPMORI.com – Cara meminimalkan resiko trading yang sangat ampuh. Apakah mungkin untuk trading dengan kerugian yang sangat kecil atau tanpa resiko sama sekali? Jawabannya iya. Itu mungkin, bagaimana? Tentu saja kita bisa menggunakan STOP LOSS.

Dengan kata lain, perintah dikeluarkan untuk menutup trading terbuka untuk membatasi resiko kerugian. Ada berbagai teknik untuk menggunakan STOP LOSS.

Apa Saja 3 Jenis Teknik Meminimalkan Resiko Trading?

Teknik Adjust STOP LOSS to Break Even Point

Salah satu kesalahan paling biasa yang dicoba trader merupakan memindahkan Stop Loss ke BEP terlalu cepat. Secara psikologis menarik untuk menetapkan STOP LOSS dalam poin BEP untuk menikmati perasaan menghilangkan resiko dari trading Anda, tetapi biasanya tidak bijaksana karena Anda cenderung mendapatkan STOP LOSS terlalu dini.

Baca Juga :  Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Mengelola Uang

Stop Loss hanya boleh bergerak setelah jangka waktu tertentu berlalu atau setelah harga bergerak dengan jumlah yang relatif cukup, misalnya 30 poin.

Dengan kata lain, setelah memindahkan STOP LOSS ke poin BEP, trading dilakukan tanpa resiko. Jika Anda mengalami kerugian saat trading, Anda tidak akan kehilangan modal apa pun.

Teknik Adjust STOP LOSS to Floating Profit

Setelah memindahkan STOP LOSS ke titik BEP, langkah selanjutnya adalah memindahkan STOP LOSS kembali ke posisi Floating Profit.

Jika Anda tidak mengambil resiko kehilangan modal trading Anda pada teknologi pertama, maka teknologi kedua ini akan memungkinkan Anda untuk mengamankan keuntungan yang sudah Anda miliki. Jika sewaktu-waktu harga tidak sesuai dengan arah trading, sebagian besar posisi trading akan ditutup sesuai dengan posisi STOP LOSS yang mengunci profit.

Baca Juga :  Cara Mengatur Keuangan untuk Generasi Sandwich

Gunakan TRAILING STOP

Ada satu skill terakhir yang bisa kamu gunakan. Yaitu, menggunakan fungsi TRAILING STOP. Trailing Stop adalah alat trading yang membantu Anda mendamaikan stop loss secara lebih sistematis dan otomatis saat trading masih berlangsung.

TRAILING STOP otomatis menyesuaikan saat harga bergerak ke arah take profit dan otomatis menutup trade saat harga turun. Keuntungan menggunakan TRAILING STOP adalah tidak memerlukan penyesuaian manual.

Dalam trailing stop, stop loss mengikuti posisi masuk. Jika dalam posisi long, maka bergerak di atas level Stop Loss. Ini bergerak di bawah Stop Loss saat dalam posisi short. Anda juga dapat mengatur pergerakan Stop Loss pada trailing stop dengan pergerakan minimal 15 pips di MetaTrader.

Baca Juga :  Cara Profit Konsisten Saat Trading dengan Mudah

Untuk pembahasan tentang Trading, kamu bisa baca lebih lanjut disini : ampmori.com

Dapatkan update artikel terbaru setiap hari dari ampmori.com. Mari bergabung di Channel Telegram ‘Ampm Ori‘, caranya klik link https://t.me/ampmori, kemudian Subscribe. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *