Hal yang Membuat Orang Takut Membeli Saham

AMPMORI.comHal yang membuat orang takut membeli saham. Sarana investasi saham dipilih karena menguntungkan dan bisa menghasilkan imbal hasil atau return yang tinggi. Meski menguntungkan, tidak ada yang bisa menjamin bahwa investasi saham akan selalu berhasil.

Saham biasanya menjadi pilihan terakhir. Ini adalah model investasi yang penuh dengan kesalahpahaman karena kesadaran saham yang tinggi di masyarakat. Secara umum, masyarakat Indonesia masih memiliki pandangan yang tidak tepat atau salah tentang saham.

Berikut Alasan Orang Takut Membeli Saham yang Sering Terjadi

Hanya Bisa Dilakukan Oleh Orang Kaya

Saham masih dianggap sebagai investasi khusus bagi orang kaya. Orang masih berpikir mereka membutuhkan banyak uang untuk membeli saham. Persepsi ini telah berubah.

Sekitar 20 tahun lalu, transaksi online belum banyak, sehingga uang tunai yang bisa menjadi investor minimal Rp 25-50 juta. Jika Anda membuka akun dengan perusahaan pialang, Anda tidak akan ingin berdagang di bawah nilai itu. Saya tidak mau karena biayanya rendah.

Spekulasi

Banyak orang menganggap membeli saham berisiko tinggi karena bersifat spekulatif. Padahal, membeli saham berarti kita membeli sebuah perusahaan. Hal ini sering dilupakan.

Jadi, ketika kita membeli saham, berarti kita adalah pemilik perusahaan tersebut. Dalam praktiknya, risikonya sangat kecil, karena tidak mungkin perusahaan-perusahaan ini bangkrut atau merugi.

Perusahaan telah berkembang selama bertahun-tahun. Ada juga yang menganggap saham sebagai alat judi, namun saham perusahaan syariah saat ini juga bisa dilihat di laman situs BEI dalam pencatatan efek syariah.

Perusahaan yang terdaftar dalam daftar ini telah diaudit untuk memastikan bahwa proses produksi mereka sesuai dengan aturan Syariah.

Selain itu, persepsi spekulasi muncul karena orang lebih memilih saham untuk perdagangan cepat seperti jual beli. Saham, di sisi lain, adalah investasi jangka panjang yang dapat Anda wariskan kepada anak dan cucu Anda.

Saham Membingungkan

Ketika kita semua mendengar saham, hal pertama yang muncul di benak kita adalah papan buletin dengan infografis dan nilai yang kompleks, seperti di film The Wolf of Wall Street. Seringkali Andalah yang memperumit saham.

Tidak Mengerti Analisis Fundamental

Dalam dunia saham, Anda harus bisa melakukan beberapa analisis fundamental dasar ketika memutuskan untuk membeli sebuah saham. Sayangnya, masih banyak investor yang ingin melihat tren sementara saat melakukan analisis saham.

Faktanya, beberapa investor mengabaikan analisis fundamental saham karena trader pemula biasanya tergoda oleh pasar sebagai alasan untuk mendapatkan keuntungan atau keuntungan dengan cepat. Meskipun keuntungan dan kerugian suatu perusahaan dapat memicu harga saham.

Tidak Ada Diversifikasi Investasi

Setiap produk investasi tentunya memiliki risikonya masing-masing. Terobsesi pada satu saham saja tentu sangat berisiko karena dapat meningkatkan risiko Anda kehilangan nilai atau crash saat saham turun.

Jadi, gunakan saham sebagai media atau alat untuk mencapai tujuan keuangan tertentu dan lihat baik buruknya. Diversifikasi investasi Anda pada investasi yang berbeda adalah penting agar jika salah satu investasi Anda gagal, dana Anda tidak sepenuhnya habis dengan hadirnya investasi lain.

Itulah beberapa hal yang membuat orang takut membeli saham.

Untuk pembahasan tentang Investasi, kamu bisa baca lebih lanjut disini : ampmori.com

Dapatkan update artikel terbaru setiap hari dari ampmori.com. Mari bergabung di Channel Telegram ‘Ampm Ori‘, caranya klik link https://t.me/ampmori, kemudian Subscribe. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published.